Danada banyak orang yang bersaksi secara umum bahwa Tuhan Yesus telah kembali. Banyak saudara dan saudari mulai renungan alkitab , karena Alkitab dengan jelas mengatakan:"Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, tidak juga malaikat di surga, maupun Anak, hanya Bapa-Ku yang di surga yang tahu." (Matius 24:36).
BuahRoh Kudus (bahasa Yunani: καρπος, karpos, "buah"; πνευματος, pneumatos, "roh") adalah istilah Alkitab yang merangkum 9 sifat nyata dari hidup Kristen yang sejati menurut rasul Paulus. Meskipun tertulis ada 9 sifat (atau "atribut"), tetapi istilah aslinya dalam bahasa Yunani untuk "buah" adalah kata tunggal, menegaskan bahwa hanya ada satu macam "Buah", dengan 9 sifat.
Khotbahtentang pertobatan ini membawa Anda ke dalam renungan tentang pertobatan. Bagaimana mencapai pertobatan sejati? Firman Tuhan memberitahukan kepada kita bahwa di Zaman Kasih Karunia, Tuhan Yesus hanya melakukan pekerjaan penebusan umat manusia, yang efeknya membuat orang mengaku dosa dan bertobat. Nubuat Alkitab Tentang Akhir
RenunganHarian Jumat, 8 Juli 2022 Inisiatif Kasih Sang Gembala Sejati Yehezkiel 34:11-16,TB TUHAN sedang memberikan gambaran tentang sosok gembala sejati yang penuh dengan perhatian, kelemah lembutan, kasih dan kesungguhan untuk merawat serta menjaga domba-bombanya dalam ketulusan.
30ayat alkitab tentang cinta sejati dan kasih yang bisa jadi teladan; Lewat ayat alkitab, sheila marcia memotivasi hidupnya dalam kasih Berikut ini tersedia beberapa artikel yang menjelaskan secara lengkap tentang ayat alkitab untuk rumah baru. Sekian pembahasan tentang renungan rohani kristen tentang menempati rumah baru, doa pemberkatan
h5hsl. Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik, bahwa untuk selama-selamanya kasih setia-Nya. Tuhan berkata dalam Matius 1128, Tuhan Yesus memberikan kelegaan serta ketenangan jiwa.“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Setiap kita melangkah, setiap tugas yang kita selesaikan, setiap pekerjaan yang sukses ada penyertaan Tuhan di dalamnya. Kasih Tuhan tak pernah meninggalkan kita, sekalipun kita berpaling, Ia tak akan jauh. Kita sebagai anak-anak Tuhan tak sepantasnya untuk melupakan menyinggung budaya’ dalam berinteraksi sosial dalam era serba canggih nan modern. Kita acap kali dibutakan oleh persepsi orang lain, apa yang orang lain sosial inginkan membuat kita melakukannya, entah sadar ataupun mereka tidak suka dengan orang yang cerewet, maka kita cenderung tidak banyak bicara saat bersama mereka walaupun sebenarnya bukan itu kepribadian kita, begitu juga kita harus memakai topeng yang ironisnya menjadi beban yang perlahan mengikis kepribadian kita yang sebenarnya. Takut dikucilkan, takut ditinggalkan, dan takut terhadap penilaian orang lain. Hal ini menjadi faktor utama munculnya perasaan insecure.“Di dalam kasih tidak ada ketakutan; kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan” 1 Yoh 4 18Kita harus memahami arti dari Kasih Tuhan yang sempurna guna mendapatkan keberanian’ untuk menghadapi penilaian orang lain dan lepas dari rasa takut akan hal Tuhan yang dinyatakan dalam pengorbanan Yesus di kayu salib seharusnya melenyapkan semua rasa takut kita. Karena dosa kita sudah ditanggungNya di kayu salib sehingga kita punya jaminan akan hari cahaya yang menerangi gelap, seperti pentunjuk saat kita tersesat, begitulah Kasih Tuhan 46-7“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”Efesus 318“Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,”Renungan Tentang Kasih TuhanKita hendaknya tak perlu riasau dan hidup dalam rasa takut, karena Tuhan sudah mengasihi kita dengan kasihNya yang sempurna. Dan sudah semestinya kita memberitakan hal ini kepada mereka yang merasa Bersyarat“Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” – 1 Yohanes 419Berbeda dengan kasih manusia yang sering menuntut persyaratan, khusunya hubungan sosial yang mengharuskan untuk saling memberi benefit. Sifat inti dari Allah adalah kasih, kasih yang tak bersyarat atau kasih seseorang adalah mentaati Tuhan dan perintahNya, demi kebaikan orang lain, mengupayakan berkat dan keuntungan orang lain untuk jangka panjang. Sikap seperti itulah yang seharusnya dimiliki orang yang percaya akan Berkesudahan“Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!” – Mazmur 1172Artinya Kasih Tuhan mengalir untuk selama-lamanya, berbeda dengan apa yang manusia yang sifatnya hanya sementara. Manusia kerap mengukur Kasih Tuhan berupa materi harta benda, menggunakan tolak ukur manusia untuk menilainya. Akan tetapi bagi Allah karakter manusia jauh lebih sering merasa sudah berbuat banyak hal dan telah berjasa terhadap Allah dan karena itu semestinyalah Allah lebih peduli dan lebih memperhatikan dia. Pemikiran seperti itu membuat manusia gagal memahami keberadaan Allah yang penuh cinta yang SempurnaDalam kasih, kita membuat hidup kita dipimpin oleh Roh Allah. Dalam kasih, kita menjadi anak-anak Allah. Dalam kasih itu pula, setiap penderitaan yang terjadi dalam hidup kita turut dipermuliakan bersama Kristus yang pemahaman kita, kasih akan selalu menjadi sesuatu yang kompleks. Akan tetapi, dalam kehidupan yang nyata, kasih menjadi semakin nyata dan akhirnya, kasih menjadi tanda kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Saat kita mampu mengasihi sesama, di situ pula Tuhan berkuasa atas hidup kita dan semakin banyak orang yang mengenal Allah yang mengasihi.
Ayat Alkitab tentang Sahabat Teman dan KawanDaftar Ayat Alkitab Tentang Sahabat1. Teman yang Menaruh Kasih2. Persahabatan SejatiKumpulan Ayat Alkitab LainnyaAyat Alkitab tentang Sahabat Teman dan – Kumpulan ayat Alkitab tentang sahabat. Memiliki teman dan sahabat sejati adalah hal yang paling membahagiakan di dunia ini. Seperti yang kita tahu bahwa manusia tidak bisa hidup sahabat akan mendukung Anda ketika Anda mengalami kesulitan atau pencobaan yang begitu besar dalam hidup. Entah Anda berada di ujung tanduk sekalipun, mereka tetap akan ada untuk hebatnya memiliki sahabat sejati. Maka dari itu, jangan pernah menyia-nyiakan keberadaan mereka dalam kehidupan Anda. Mereka adalah berkat luar biasa yang diberikan Tuhan kepada kesempatan sebelumnya kami telah membagikan renungan kristen tentang sahabat sejati. Lalu, pada kesempatan ini kami akan memabagikan pandangan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan tentang sama-sama dapat dijadikan bahan materi renungan untuk semakin menyadari dan bersyukur atas keberadaan sahabat di samping kita. Langsung saja silahkan simak pembahasan Ayat Alkitab Tentang SahabatDi bawah ini merupakan beberapa kumpulan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan tentang sahabat, kawan, teman, dan sebagainya yang singkat, menarik, dan terbaik. Silahkan Teman yang Menaruh KasihTidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk 1513Minyak dan wangi-wangian menyukakan hati, tetapi penderitaan merobek 279Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang 1824Barangsiapa mengadukan sahabatnya untuk mencari keuntungan, mata anak-anaknya akan menjadi 175Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam 1717Juga oleh temannya orang miskin itu dibenci, tetapi sahabat orang kaya itu 1420Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap 419Orang yang curang menimbulkan pertengkaran, dan seorang pemfitnah menceraikan sahabat yang 1628Merasa susah aku karena engkau, saudaraku Yonatan, engkau sangat ramah kepadaku; bagiku cintamu lebih ajaib dari pada cinta Samuel 126Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari 1515Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangkit perkara, menceraikan sahabat yang 179Sekalipun aku dicemoohkan oleh sahabat-sahabatku, namun ke arah Allah mataku menengadah sambil menangis, supaya Ia memutuskan perkara antara manusia dengan Allah, dan antara manusia dengan 1620 – 212. Persahabatan SejatiKekayaan menambah banyak sahabat, tetapi orang miskin ditinggalkan 194Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!Pengkhotbah 49-10Banyak orang yang mengambil hati orang dermawan, setiap orang bersahabat dengan si 196Orang miskin dibenci oleh semua saudaranya, apalagi sahabat-sahabatnya, mereka menjauhi dia. Ia mengejar mereka, memanggil mereka tetapi mereka tidak ada 197Orang yang mencintai kesucian hati dan yang manis bicaranya menjadi sahabat 2211Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut “Sahabat Allah.”Yakobus 223Janganlah kerap kali datang ke rumah sesamamu, supaya jangan ia bosan, lalu 2517Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi 1320Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu 2224 – 25Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati, dan kabar yang baik menyegarkan 1530Jangan kautinggalkan temanmu dan teman ayahmu. Jangan datang di rumah saudaramu pada waktu engkau malang. Lebih baik tetangga yang dekat dari pada saudara yang 2710Ketika Daud habis berbicara dengan Saul, berpadulah jiwa Yonatan dengan jiwa Daud; dan Yonatan mengasihi dia seperti jiwanya 181Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh 44Kumpulan Ayat Alkitab LainnyaBerikut adalah rekomendasi ayat emas Alkitab atau firman Tuhan lainnya yang membahas tentang hal-hal menarik lainnya dalam kehidupan rohani seseorang. Silahkan simak pembahasannya berikut Ayat Alkitab Tentang Patah HatiAyat Emas Alkitab Tentang Warna RambutDaftar Ayat Alkitab Tentang KesabaranAkhir KataDemikian pembahasan ringkas mengenai ayat alkitab tentang sahabat dan teman. Semoga kumpulan ayat Alkitab yang kami bagikan di bawah ini membuat kita semakin menyayangi dan mencintai sahabat Rohani Kristen Tentang Lingkungan HidupKata Kata Mutiara Kristen Tentang KehidupanCerita Rohani Kristen Tentang Kehidupan
Fokus Hidup – “Mengapa kita harus mengasihi? Seperti apakah mengasihi dengan kasih Kristus? Simak renungan berjudul Mengasihi dengan Kasih Kristus Efeses 52 ini.” Bacaan ayat Efesus 52 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah. Dalam suratnya kepada jemaat di Efesus, Rasul Paulus menasihati mereka untuk hidup di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus mengasihi mereka dengan menyerahkan diri-Nya sebagai penebus dosa manusia. Hal ini juga merupakan nasihat kepada kita. Allah sudah memberikan teladan kepada kita dengan pengorbanan Yesus, Anak yang dikasihi-Nya sebagai perdamaian di antara kita dengan Allah dan mengangkat kita menjadi anak-anak Allah. Yesus sudah menjadi persembahan yang harum bagi Allah, demikian juga kita sekarang. Itulah manifestasi kasih yang sempurna. Dan Allah menghendaki kita untuk memanifestasikan kasih dalam hidup kita melalui wujud perbuatan iman atau buah Roh. Kita seharusnya menghasilkan buah Roh. Baca juga Mencintai Walau Harus Terluka, Ini Bukti Kasih Kehidupan kekristenan tak dapat dipisahkan dari kasih, artinya setiap orang yang percaya kepada Kristus harus memiliki kasih dalam hidupnya. Kasih seperti apa? Bukan kasih yang hanya digembar-gemborkan di atas mimbar atau ditulis dalam slogan dengan huruf besar dan tinta berwarna supaya menarik banyak orang, tetapi kasih yang diwujudkan dalam tindakan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Mengapa? “… sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih” 1 Kor. 47-8. Oleh karena itu, setiap orang Kristen diperintahkan untuk hidup di dalam kasih. Jadi, mengasihi dengan kasih Kristus adalah gaya hidup orang Kristen. Tuhan Yesus berkata, “Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi” Yoh. 1335. Identitas orang percaya bukan hanya terlihat dari pengakuannya saja di muka umum bahwa dia adalah orang Kristen, melainkan juga dengan mendemonstrasikan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Orang percaya harus hidup saling mengasihi dengan kasih Kristus. Hidup dalam kasih berarti harus membuang semua sifat “manusia lama” kita yang cenderung egois, mementingkan diri sendiri dan tidak punya kepedulian terhadap orang lain. Bukan hanya mengasihi orang yang mengasihi kita, tetapi juga mampu mengasihi orang yang telah menyakiti dan membenci kita. Baca juga Mengasihi Tuhan Tanpa Syarat! Buktikan Iman Saudara… Bila kita tetap memperlihatkan kasih kita kepada Kristus dengan menanggalkan manusia lama yang cenderung egois dan mementingkan diri sendiri, maka kita sedang mengalahkan dunia dengan segala kemewahan dan kegemerlapannya yang sewaktu-waktu bisa memperdaya kita dengan kesombongan dan keangkuhan. Yang terutama dari itu, kita seharusnya mau belajar meneladani kasih Yesus. Dalam kasih-Nya, Yesus memberikan teladan yang luar biasa. Di mana kasih Yesus adalah kasih yang tidak memandang muka, tidak memandang waktu, tanpa pamrih dan tanpa syarat Beberapa renungan berikutnya akan membahas tentang kasih Yesus ini, yakni tanpa pandang muka, hingga tanpa syarat. Itulah mengasihi yang dikehendaki oleh Kristus Yesus di dalam kita, di mana kasih Kristus mewarnai hidup kita dan kita pun mewarnai sekeliling kita dengan kasih-Nya. Milikilah kasih Kristus sehingga dunia melihat Kristus di dalam kita dan kita pun menjadi berkat bagi sekitar kita. DOA Bapa, ajarku untuk dapat mengasihi dengan kasih-Mu, dan biarlah aku terus menjadi berkat bagi banyak orang. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin. Dilarang meng-copy dan publish ulang tulisan ini, tanpa seijin penulis Jika Anda merasa diberkati dengan artikel “Mengasihi dengan Kasih Kristus Efeses 52” ini, bagikanlah ke sosmed Facebook, Twitter, Linkedin, dll. Anda. Like Sukai juga Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari Dan bergabunglah juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda di bawah artikel ini untuk menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik. Kunjungi juga beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara! Kasih kepada Keluarga Seiman dengan Agape Kasih Kepada Saudara atau Ipar dengan Seharusnya Kasih Kepada Anak dengan Seharusnya Kasih Kepada Pasangan Hidup yang Seharusnya Kasih Kepada Orang Tua atau Mertua Menebar Kasih Agape dalam Keluarga About The Author julian JT. Lulusan S1 Teologi di STT Lintas Budaya Jakarta. Berkarya dalam tulisan renungan Kristen, pengkhotbah, web content, dan pengajar. Quote "Fokus hidup orang percaya sejatinya ialah menjadi serupa dengan Kristus."
Sumber berarti tempat keluar atau asal sesuatu. Kadang-kadang Alkitab menyebut Allah sebagai sumber sesuatu, seperti sumber hayat Mazmur 3610, sumber kehidupan Amsal 1011, sumber hikmat Amsal 184, sumber segala penghiburan II Korintus 13, dan hari ini, sumber segala kasih karunia. Jadi, karena sumber segala sesuatu, khususnya sumber anugerah maka segala sesuatu yang kita miliki adalah pemberianNya. Itu secara umum. Secara khusus, Ia memanggil kita dalam Kristus kepada kemuliaanNya yang kekal. Inilah secara khusus tujuan Allah memanggil kita untuk bersekutu denganNya dalam kemuliaanNya. Sangat sulit dipahami dan dibayangkan, bukan? Respons kita hanya satu bersyukur, berterima kasih. Seluruh hidup kita sampai kepada kekekalan adalah kasih karunia Allah, sehingga kita hidup bersyukur selamanya. Derita, aniaya, dan maut tidak lagi membuat kita jerih payah ataupun kuatir karena Allah sumber segala anugerah itu akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kita pada waktunya. Ia akan memelihara kita. Namun, rasul Petrus mengingatkan agar kita tidak lengah karena musuh kita adalah iblis. Kita harus berjaga-jaga dan sadar akan kuasa jahat iblis yang selalu menghendaki kita hancur. Dengan Tuhan, sebagai sumber segala sesuatu yang kita butuhkan, kita melawan iblis. Kita tidak usah takut keapdanya. Kita harus sadar pula bahwa sebagian orang mendoakan agar kita tetap bertahan dan menang. Bila kita jatuh, Tuhan akan mengangkat kita. BAHAN RENUNGAN Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus … akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu ….I Petrus 510 Menyadari hidup sebagai anugerah membuka berbagai macam jendela ucapan syukur melalui perkataan dan perbuatan. HIDUP KEKAL Sebagai orang beriman kita meyakini bahwa perjalanan hidup kita di dunia ini merupakan bagian dari hidup kekal yang kita peroleh dalam Yesus Kristus. Namun, kita bisa kehilangan arah dan tersesat atau kita lupa dan tidak menyadari lagi bahwa kita sudah memiliki hidup kekal dalam Yesus. Oleh karena itu kita perlu tanda, lambang, atau peringatan tentang hidup kekal dalam Tuhan Yesus ini. Rasul Yohanes menegaskan bahwa Yesus Kristus telah datang dengan air dan darah, artinya Yesus, Allah-Manusia, menyatakan diri sepenuhnya pada waktu dibaptisair dan pada waktu disalibkan darah. “Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran”, artinya hanya di dalam Roh kita dapat memahami kebenaran iman ini. Tanpa Roh yang menerangi, kita tidak dapat menangkap arti spiritualnya dari air dan darah itu. Roh Kudus sampai sekarang juga berkarya melalui sakramen Baptisan air dan sakramen Perjamuan Kudus darah untuk mengingatkan kita kepada Yesus Kristus, Juruselamat kita. Kehidupan kekal kita tergantung kepada iman kita akan Yesus Kristus. Dialah yang mencangkokkan kita pada sumber kehidupan kekal. Menolak Yesus berarti putus dari sumber hidup, yaitu Allah, karena Yesus adalah penghubung atau jembatan kepada Allah. BAHAN RENUNGAN Dan inilah kesaksian itu Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Yohanes 511 Lampu macam apapun tidak akan menyala tanpa arus listrik.
Kita semua mengakui bahwa Tuhan itu kasih , dan bahwa Tuhan selalu mengasihi kita. Kita juga tahu bahwa Tuhan berinkarnasi dan disalibkan karena mengasihi kita , untuk menebus kita dari dosa. Inilah kasih Tuhan yang bisa kita ketahui, tapi tahukah Anda? Cara kita mengenal kasih Tuhan ini sangatlah dangkal, Kasih Tuhan begitu besar sehingga tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Di bawah ini kami telah memilih 12 Lagu tentang kasih Tuhan, agar kita dapat memahami dan menghargai kasih Tuhan lebih dalam lagi. Dengarkan secara gratis. Navigasi cepat Tuhan Bagi Manusia Rawat Manusia sebagai Kesayangan-Nya Sempurna Tuhan Atas Semua Tuhan pada Manusia Sang Pencipta Iba kepada Umat Manusia Pentingnya Kasih Tuhan Bagi Manusia Tuhan Terhadap Umat Manusia Tak Pernah Berhenti Tulus Sang Pencipta kepada Manusia Menganugerahkan Kebenaran dan Kehidupan Secara Cuma-cuma kepada Umat Manusia Datang di Antara Manusia untuk Menyelamatkan Mereka Penuh Luka, Tuhan Mengasihi Manusia Tuhan yang Paling Mengasihi Manusia Kasih Tuhan Bagi Manusia 1 Ketika Tuhan datang ke bumi, Dia bukan berasal dari dunia, dan Dia tidak menjadi manusia untuk menikmati dunia. Tempat di mana bekerja akan paling jelas mengungkapkan watak-Nya dan menjadi yang paling berarti adalah tempat Dia dilahirkan. Entah itu negeri yang kudus ataukah negeri yang najis, dan di mana pun Dia bekerja, Dia adalah kudus. Segala sesuatu di dunia diciptakan oleh-Nya, walaupun segala sesuatu telah dirusak oleh Iblis. Namun, segala sesuatu masih milik-Nya; semuanya ada di tangan-Nya. 2 Dia datang ke negeri yang najis dan bekerja di sana untuk mengungkapkan kekudusan-Nya; Dia hanya melakukan ini demi pekerjaan-Nya, yang berarti, Dia menanggung penghinaan besar untuk melakukan pekerjaan semacam ini demi menyelamatkan manusia dari negeri yang najis ini. Ini adalah demi memberikan kesaksian, demi semua umat manusia. Hal yang dapat dilihat manusia dari pekerjaan seperti ini adalah kebenaran Tuhan, dan pekerjaan ini lebih mampu menampilkan kekuasaan Tuhan yang tertinggi. Kebesaran dan kebenaran-Nya diwujudkan melalui penyelamatan sekelompok manusia hina yang dicela orang. 3 Terlahir di negeri yang najis sama sekali tidak membuktikan bahwa Dia rendah; itu hanya memungkinkan semua ciptaan melihat kebesaran-Nya dan kasih-Nya yang sejati bagi umat manusia. Semakin Dia melakukannya, semakin terungkap kasih-Nya yang murni, kasih-Nya yang tanpa cela bagi manusia. Tuhan itu kudus dan benar. Meskipun Dia lahir di negeri yang najis, dan meskipun Dia hidup dengan orang-orang yang penuh dengan kenajisan, sebagaimana Yesus hidup dengan orang-orang berdosa di Zaman Kasih Karunia, bukankah setiap rincian pekerjaan-Nya dilakukan demi kelangsungan hidup semua umat manusia? Bukankah itu semua agar manusia dapat memperoleh keselamatan yang luar biasa? dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Tuhan Rawat Manusia sebagai Kesayangan-Nya Tuhan cipta manusia;apakah manusia t'lah rusak atau mengikut Dia,Tuhan perlakukan manusia s'perti layaknya bukan mainan-Nya. Dia Sang Pencipta dan manusia pangkat berbeda,s'mua perlakuan-Nya lampaui hubungan cinta manusia, Tuhan peduli dan lelah Dia memberi manusia,tak m'rasa kerja ekstra, tak dibutuhkan-Nya pujian. Tak dirasa-Nya s'lamatkan manusia,sediakan dan beri semua, m'rupakan sumbangsih cara, esensi-Nya, siapa Dia dan yang Dia punya, Dia memb'rikan dalam pun yang manusia dapat dari-Nya, Dia tak harap hakikat-Nya, sesuai dengan watak Tuhan. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Pemeliharaan Sempurna Tuhan Atas Semua Bait 1 Kebesaran, kekudusan, kedaulatan, dan kasih,rincian hakikat dan watak Tuhan,tersingkap setiap kali Dia bekerja,tampak dalam kehendak-Nya bagi manusia,digenapi dalam hidup m'reka. Bait 2 Entah kau rasakan di dalam hidupmu,Tuhan memelihara setiap orang dalam berbagai ketulusan, hikmat, dengan berbagai cara, Dia hangatkan hati, gerakkan ini nyata s'karang dan s'lamanya. Bait 3 Kebesaran, kekudusan, kedaulatan, dan kasih,rincian hakikat dan watak Tuhan,tersingkap setiap kali Dia bekerja,tampak dalam kehendak-Nya bagi manusia,digenapi dalam hidup m' kenyataan tak terbantahkan. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Iba Tuhan pada Manusia 1 Perikop berikut ini tercatat di Kitab Yunus 410-11 "Lalu Yahweh berfirman, 'Engkau menyayangi pohon jarak itu, padahal engkau tidak perlu berjerih lelah menanam atau membuatnya tumbuh, yang tumbuh dalam semalam dan mati dalam semalam dan apakah Aku tidak boleh menyayangi Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari orang, yang tidak bisa membedakan tangan kanan dari tangan kiri; dan juga banyak sekali ternaknya?'" 2 Pada tingkat makna harfiah, orang bisa menafsirkan kata "iba" dalam berbagai cara pertama, itu berarti "mengasihi dan melindungi, merasakan kelembutan terhadap sesuatu"; kedua, itu berarti "menyayangi dengan sangat"; dan terakhir, itu berarti "tidak rela menyakiti sesuatu dan tidak sanggup untuk melakukan itu." Singkatnya, kata "iba" memiliki arti kasih sayang dan kasih yang lembut, dan juga keengganan untuk menyerahkan seseorang atau sesuatu; itu berarti belas kasih dan toleransi Tuhan terhadap manusia. Tuhan menggunakan kata ini, yang merupakan kata yang umum dikatakan oleh manusia, tetapi kata ini juga bisa menyingkapkan suara hati Tuhan dan sikap-Nya terhadap umat manusia. 3 Walau kota Niniwe dipenuhi dengan orang-orang yang rusak, jahat, dan kejam sama seperti orang-orang Sodom, pertobatan mereka menyebabkan Tuhan mengubah hati-Nya dan memutuskan untuk tidak menghancurkan mereka. Karena cara mereka memperlakukan firman dan instruksi Tuhan menunjukkan sikap yang sangat berbeda dengan sikap penduduk Sodom, dan karena ketundukan yang jujur mereka kepada Tuhan dan pertobatan yang jujur mereka dari dosa-dosa mereka, serta perilaku mereka yang benar dan sepenuh hati dalam segala hal, Tuhan sekali lagi mengungkapkan rasa iba-Nya yang sepenuh hati dan menganugerahkannya kepada mereka. 4 Apa yang Tuhan anugerahkan kepada umat manusia dan rasa iba-Nya kepada umat manusia tidak mungkin ditiru oleh siapa pun, dan tidak mungkin bagi siapa pun untuk memiliki belas kasih Tuhan, toleransi-Nya, atau perasaan-Nya yang tulus terhadap umat manusia. Hanya Sang Pencipta yang memiliki kelembutan terhadap umat manusia ini. Hanya Sang Pencipta yang menunjukkan belas kasih dan kasih sayang kepada umat manusia ini. Hanya Sang Pencipta yang memiliki kasih sayang yang benar, tidak terpatahkan bagi umat manusia. Demikian pula, hanya Sang Pencipta yang bisa menganugerahkan belas kasih pada umat manusia ini dan menyayangi semua ciptaan-Nya. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Hanya Sang Pencipta Iba kepada Umat Manusia Bait 1 Demi manusia, Sang Pencipta bergegas. Tiap detik dan menit dari hidup-Nya, Dia b'ri dalam tak berb'las kasihan pada diri-Nya, tapi hargai manusia dan b'ri semua milik-Nya. Refrain Hanya Sang Pencipta kasihani manusia, pegang m'reka dengan lembut dan kasih sayang tak Dia dapat b'ri rahmat 'tuk manusia dan hargai s'luruh ciptaan-Nya. Bait 2 Rahmat, toleransi-Nya dib'rikan dengan bebas, hingga manusia hidup di hadapan-Nya, t'rima perbekalan hidup, dan suatu hari, m'reka 'kan tunduk dan lihat Dia satu-satunya yang p'lihara hidup manusia dan semua ciptaan. Refrain Hanya Sang Pencipta kasihani manusia, pegang m'reka dengan lembut dan kasih sayang tak putus. Hanya Dia dapat b'ri rahmat 'tuk manusia dan hargai s'luruh ciptaan-Nya. Bridge Hati-Nya tertarik dengan cara dan tindakan manusia. Dia murka dan berduka kar'na kejahatan dan kerusakan manusia. Kar'na iman dan pertobatan manusia, Dia bersuka dan pengampun. S'mua pikiran-Nya tentang manusia. Siapa Dia, apa yang Dia miliki diungkap 'tuk manusia, dan semua emosi-Nya, dengan manusia, terjalin. Refrain Hanya Sang Pencipta kasihani manusia, pegang m'reka dengan lembut dan kasih sayang tak putus. Hanya Dia dapat b'ri rahmat 'tuk manusia dan hargai s'luruh ciptaan-Nya, dan hargai s'luruh ciptaan-Nya, dan hargai s'luruh ciptaan-Nya. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Betapa Pentingnya Kasih Tuhan Bagi Manusia Bait 1 Adegan yang terlukis di Alkitab "P'rintah Tuhan kepada Adam" menyentuh dan juga mengharukan. Meski hanya antara Tuhan dan manusia, hubungan antara mereka begitu intim hingga kita merasa heran dan juga kagum. Bait 2 Kasih Tuhan melimpah dib'rikan ke manusia, dilingkupi kasih-Nya. Manusia, tanpa dosa dan tiada yang mengikat, hidup bahagia di mata Tuhan. Tuhan jagai manusia di bawah sayap-sayap-Nya. S'mua perbuatan, ucapan manusia, m'nyatu dengan Tuhan, tak terpisah. Bait 3 Sejak saat pertama kali Tuhan menciptakan umat manusia, Tuhan miliki mereka dalam tanggung jawab-Nya. Dan itu artinya? Tuhan yang jaga manusia dan melindunginya. Dia berharap agar manusia percaya, percaya dan mematuhi firman-Nya. Ini hal pertama yang Tuhan harapkan dari umat manusia. Bridge Tentang hal ini Tuhan telah berfirman, "Dari setiap pohon di taman, kau bebas makan. Tapi pohon pengetahuan yang baik dan jahat, kau tak boleh memakan buahnya. Hari kau memakannya, pasti kau akan mati." Firman ini kehendak Tuhan, bahwa manusia t'lah diperhatikan-Nya. Bait 4 Jadi dalam firman ini, kita ta'u hati Tuhan, kasih dalam hati-Nya, kasih sayang dan perhatian. Itu ialah sesuatu yang bisa dirasakan. Jika kau berhati nurani dan manusiawi, kamu 'kan merasa hangat, dirawat dan dicintai, diberkati kebahagiaan. Bait 5 Saat kau merasakannya, apa tindakanmu ke Tuhan? Bergantungkah pada-Nya? Akankah ada cinta mendalam tumbuh di hatimu? Mendekat kepada Tuhan? Kini kita tahu pentingnya kasihnya Tuhan. Tapi bahkan yang lebih penting lagi ialah merasakan dan mengerti kasih-Nya. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Rahmat Tuhan Terhadap Umat Manusia Tak Pernah Berhenti Berbicara "Lalu kata Yahweh, engkau menyayangi pohon jarak itu, padahal engkau tidak perlu berjerih lelah menanam atau membuatnya tumbuh, yang tumbuh dalam semalam dan mati dalam semalam Dan apakah Aku tidak boleh menyayangi Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari orang, yang tidak bisa membedakan tangan kanan dari tangan kiri; dan juga banyak sekali ternaknya?" Bait 1 "Rahmat Sang Pencipta" bukanlah ungkapan atau janji kosong, tapi punya prinsip dan tujuan, b'nar, nyata, tanpa samaran. Rahmat-Nya atas manusia tanpa akhir. Perbincangan Tuhan dengan Yunus ialah pernyataan-Nya tentang k'napa dan bagaimana Dia tunjukkan rahmat, toleransi dan p'rasaan-Nya yang seb'narnya k'pada manusia. Refrain Walaupun Dia sering murka, rahmat-Nya tak pernah berhenti, Dia pimpin dan p'lihara manusia dengan rahmat, generasi ke generasi, zaman ke zaman. Kasih-Nya bagi manusia tak pernah berubah! Kasih-Nya bagi manusia tak pernah berubah! Bait 2 Percakapan Yahweh tunjukkan pikiran-Nya tentang manusia, ungkapan hati dan bukti dari rahmat-Nya yang limpah, dicurahkan ke gen'rasi tua dan yang muda, s'perti yang t'lah berlangsung dari zaman ke zaman. Refrain Walaupun Dia sering murka, rahmat-Nya tak pernah berhenti, Dia pimpin dan p'lihara manusia dengan rahmat, generasi ke generasi, zaman ke zaman. Kasih-Nya bagi manusia tak pernah berubah! Walaupun Dia sering murka, rahmat-Nya tak pernah berhenti, Dia pimpin dan p'lihara manusia dengan rahmat, generasi ke generasi, zaman ke zaman. Kasih-Nya bagi manusia tak pernah berubah! Kasih-Nya bagi manusia tak pernah berubah! dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Perasaan Tulus Sang Pencipta kepada Manusia Berbicara Berikut adalah apa yang tercatat di kitab Yunus 410-11 "Lalu kata Yahweh, engkau menyayangi pohon jarak itu, padahal engkau tidak perlu berjerih lelah menanam atau membuatnya tumbuh, yang tumbuh dalam semalam dan mati dalam semalam Dan apakah Aku tidak boleh menyayangi Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari orang, yang tidak bisa membedakan tangan kanan dari tangan kiri; dan juga banyak sekali ternaknya?" Ini adalah kata-kata Tuhan Yahweh yang sebenarnya, sebuah percakapan antara Dia dan Yunus. Walau percakapan ini singkat, di dalamnya penuh dengan kepedulian Sang Pencipta bagi umat manusia dan keengganan-Nya untuk melepaskan umat manusia. Kata-kata itu mengungkapkan sikap dan perasaan sebenarnya yang Tuhan rasakan dalam hati-Nya bagi ciptaan-Nya dan dengan kata-kata yang jelas ini, seperti yang jarang didengar manusia, Tuhan menyatakan maksud-Nya yang sebenarnya bagi umat manusia. Bait 1 Sang Pencipta s'lalu di antara manusia, s'lalu berbicara dengan manusia dan kes'luruhan semua ciptaan. Setiap hari Dia lakukan yang baru. Hakikat dan watak-Nya diungkapkan dalam dialog-Nya dengan manusia. S'mua pikiran dan gagasan-Nya terungkap, s'mua terlihat di dalam perbuatan-Nya. Dia menyertai, amati umat manusia, berbicara ke m'reka dan ke s'mua ciptaan tanpa perkataan. Pra-refrain Tuhan di surga dan di antara ciptaan-Nya. Dia t'rus m'ngawasi dan Dia menunggu. Dia di sisimu. Refrain Tangan-Nya hangat dan kuat, dan ringan langkah-Nya, suara-Nya lemah lembut, wujud-Nya merangkul s'luruh umat manusia. Lembut dan menawan, itu roman muka-Nya. Tak pernah Dia m'ninggalkan ataupun Dia menghilang, siang malam bersama manusia. Dia pendamping setia manusia. Bait 2 Pem'liharaan dan kasih sayang-Nya yang Dia b'rikan buat umat manusia, demikian juga kasih sejati-Nya, semuanya jadi semakin jelas saat Dia selamatkan Niniwe. Khususnya dalam perbincangan Tuhan dan Yunus tampaklah sangat jelas, belas kasihan dari Sang Pencipta pada umat manusia yang Dia ciptakan. Kau 'kan b'lajar ketulusan p'rasaan Tuhan buat manusia. Pra-refrain Tuhan di surga dan di antara ciptaan-Nya. Dia t'rus m'ngawasi dan Dia menunggu. Dia di sisimu. Refrain Tangan-Nya hangat dan kuat, dan ringan langkah-Nya, suara-Nya lemah lembut, wujud-Nya merangkul s'luruh umat manusia. Lembut dan menawan, itu roman muka-Nya. Tak pernah Dia m'ninggalkan ataupun Dia menghilang, siang malam bersama manusia. Dia pendamping setia manusia. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Tuhan Menganugerahkan Kebenaran dan Kehidupan Secara Cuma-cuma kepada Umat Manusia 1 Tuhan telah menganugerahkan hal-hal yang paling berharga kepada manusia. Yaitu, Tuhan secara cuma-cuma memberikan hidup-Nya dan semua yang dimiliki-Nya dan siapa Dia kepada manusia sehingga mereka dapat menjalaninya, sehingga mereka dapat mengubah apa yang dimiliki-Nya dan siapa Dia dan kebenaran yang Dia anugerahkan kepada mereka menjadi arah dan jalan bagi mereka untuk hidup, yakni, mereka dapat mengandalkan ini untuk hidup dan mengubah firman-Nya menjadi kehidupan mereka. Selain mengaruniakan kehidupan kepada manusia, satu-satunya tuntutan Tuhan terhadap manusia adalah agar mereka mengambil kehidupan Tuhan ini, mengubahnya menjadi kehidupan mereka sendiri, dan menghidupinya. Ketika Tuhan melihat orang-orang menghidupi kehidupan ini, Dia merasa puas. 2 Sementara menerima kehidupan Tuhan sebagai hidup mereka sendiri, manusia juga jadi memahami kebenaran, memperoleh prinsip-prinsip tentang apa artinya menjadi manusia, mengalami pertumbuhan yang mereka butuhkan untuk menjadi manusia, dan mendapatkan arahan yang mereka butuhkan untuk berjalan menjadi manusia. Mereka tidak lagi ditipu dan diikat oleh Iblis, tidak lagi ditipu dan dipakai oleh orang jahat, dan tidak lagi dikotori, dicemari, diikat, atau digoda oleh tren-tren yang jahat. Manusia hidup bebas di antara langit dan bumi, dan mereka dimerdekakan. Mereka tidak lagi terbelenggu atau merasakan derita. Tidak ada lagi kesulitan, mereka hidup merdeka dan mampu hidup dengan tulus di bawah kekuasaan Tuhan, tidak lagi menderita kerusakan oleh kejahatan atau kuasa kegelapan. Oleh karenanya, dengan mengalami pekerjaan Tuhan, manusia menuai keuntungan terbesar; mereka adalah penerima manfaat terbesar. 3 Saat mereka menjalani kehidupan ini, mereka tidak lagi mengalami rasa sakit, melainkan hidup bahagia dan tanpa kesukaran; mereka hidup bebas dan memiliki hubungan yang normal dengan Tuhan. Mereka tidak bisa lagi memberontak melawan Tuhan atau menentang-Nya; melainkan, mereka dapat hidup dengan tulus di bawah kekuasaan Tuhan. Mereka menjalani kehidupan yang benar dan layak, dari dalam ke luar, dan menjadi manusia sejati. Hanya dengan menerima kehidupan yang berasal dari Tuhan, engkau dapat menyelamatkan hidupmu sendiri. Jika engkau memperoleh kehidupan ini, hidupmu tidak akan terbatas; inilah hidup yang kekal. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Tuhan Datang di Antara Manusia untuk Menyelamatkan Mereka Refrain Jika Tuhan sendiri tak turun ke tengah manusia, m'reka t'lah lama dip'nuhi oleh gagasannya sendiri, dan menjadi milik Iblis, kar'na yang kau percaya ialah gambaran Iblis; yang tak ada kaitannya dengan Tuhan. Bukankah ini kes'lamatan Tuhan? Bait 1 Tuhan tinggal dan bertindak bersama manusia, tapi tak seorang pun yang menyadarinya. Jika bukan kar'na Roh-Nya yang menuntun manusia, siapa yang masih tetap di zaman ini? Pra-refrain 1 Tuhan berfirman "Aku t'lah ciptakan manusia, menuntun seluruh manusia, memerintah seluruh manusia"; bukankah memang demikian? Bait 2 Mungkinkah pengalamanmu tentang hal ini kurang? Kata "p'laku p'layanan" seharusnya cukup bagimu 'tuk menj'laskannya seumur hidupmu. Tanpa p'ngalaman nyata, orang tak 'kan meng'nal Tuhan lewat firman. Pra-refrain 2 Namun s'karang Tuhan telah datang di tengahmu Tidakkah kau mengenali-Nya? Mungkinkah inkarnasi-Nya juga bukan kes'lamatan bagimu? Refrain Jika Tuhan sendiri tak turun ke tengah manusia, m'reka t'lah lama dip'nuhi oleh gagasannya sendiri, dan menjadi milik Iblis, kar'na yang kau percaya ialah gambaran Iblis; yang tak ada kaitannya dengan Tuhan. Jika Tuhan sendiri tak turun ke tengah manusia, m'reka t'lah lama dip'nuhi oleh gagasannya sendiri, dan menjadi milik Iblis, kar'na yang kau percaya ialah gambaran Iblis; yang tak ada kaitannya dengan Tuhan. Bukankah ini kes'lamatan Tuhan? dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Dengan Penuh Luka, Tuhan Mengasihi Manusia Bait 1 Tuhan dalam daging dihakimi, dikutuk, dicemooh. Oleh setan, Dia dikeja, ditolak oleh dunia agama. Tak seorang pun dapat menebus kesakitan-Nya. Bait 2 Perlawanan sengit, fitnah, kejaran, tuduhan manusia sebabkan daging Tuhan hadapi bahaya. Siapa dapat pahami dan ringankan sakit-Nya? Pra-refrain 1 Tuhan s'lamatkan manusia lewat kesabaran. Dengan hati luka, Dia kasihi manusia. Ini karya paling, paling menyakitkan. Refrain Sejak Tuhan berkarya dalam daging, s'mua yang dinyatakan ialah kasih. Dia b'ri s'mua 'tuk manusia, hakikat karya-Nya ialah kasih. Sejak Tuhan berkarya dalam daging, s'mua yang dinyatakan ialah kasih. Dia b'ri s'mua 'tuk manusia, hakikat karya-Nya ialah kasih. Bait 3 S'lama Yesus hidup di bumi, Dia tidak bebas dari rasa sakit sampai Dia disalib, bangkit, tampakkan diri k'pada manusia. Pra-refrain 2 Kehidupan menyakitkan dengan manusia berakhir, tapi Dia masih menderita, khawatirkan tempat tujuan manusia. Tak seorang pun dapat tahu dan tanggung sakit ini. Refrain Sejak Tuhan berkarya dalam daging, s'mua yang dinyatakan ialah kasih. Dia b'ri s'mua 'tuk manusia, hakikat karya-Nya ialah kasih. Sejak Tuhan berkarya dalam daging, s'mua yang dinyatakan ialah kasih. Dia b'ri s'mua 'tuk manusia, hakikat karya-Nya ialah kasih. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru" Hanya Tuhan yang Paling Mengasihi Manusia Bait 1 Tuhan datang dalam daging 'tuk s'lamatkan manusia. Oleh kasih-Nya, Dia lakukan karya-Nya. Landasannya adalah kasih. Bait 2 Tuhan datang dan menderita 'tuk s'lamatkan m'reka yang cemar. Dia tanggung d'rita. Dia t'rus tunjukkan kasih-Nya yang tak terukur. Refrain Dia tak mau satu jiwa pun hilang. Manusia tak p'duli takdirnya; tak mengerti bagaimana sayangi hidupnya. Hanya Tuhan yang kasihi manusia. Bait 3 Firman-Nya menyembuhkan, hakimi, singkapkan, dan janji. Semua itu berasal dari kasih-Nya. Inilah esensi karya-Nya. Bait 4 Mengapa banyak yang ikuti? M'ngapa m'reka sangat antusias? M'reka lihat kasih dan kes'lamatan-Nya. Waktu Tuhan s'mpurna, tak pernah menunda. Refrain Dia tak mau satu jiwa pun hilang. Manusia tak p'duli takdirnya; tak mengerti bagaimana sayangi hidupnya. Hanya Dia. Hanya Tuhan yang kasihi manusia. Bridge Manusia pikir m'reka paling mengasihi dirinya. Kasih Tuhanlah yang paling nyata. Jika Dia tak jadi daging, hidup bersama manusia, 'kan sukar buat m'reka k'nal kasih-Nya. Refrain Dia tak mau satu jiwa pun hilang. Manusia tak p'duli takdirnya; tak mengerti bagaimana sayangi hidupnya. Hanya Dia. Hanya Tuhan yang kasihi manusia. Hanya Tuhan yang kasihi manusia. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"
renungan alkitab tentang kasih